Reaksi akan berlangsung 3 kali lebih cepat dari semula setiap kenaikan 10 derajat C. Jika pada
suhu 40 derajat C suatu reaksi berlangsung 3 menit maka pada suhu 70 derajat C reaksi akan berlangsung berapa menit ?
Jawaban paling lambat tanggal 31 januari jam 9 pagi
REMIDI KIMIA KLAS XI SMA SHAFTA SBY
Ditulis dalam Tak Berkategori
REMIDI KIMIA KLAS XII SMA SHAFTA SBY
Untuk nomor absen ganjil
1.Sebanyak 18 gram glukosa (Mr= 180) dilarutkan dalam 72 gram air. Pada suhu
tertentu tekanan uap air 20,1 cm Hg. Hitunglah penurunan tekanan uap larutan
glukosa tersebut!
Untuk nomor absen genap
2.Ke dalam 600gram air dilarutkan 27 gram senyawa non elektrolit. Larutan itu
mendidih pada suhu 100,13 derajat C. Hitunglah Mr senyawa tersebut !
Jawaban paling lambat tanggal 31 jan 2008 jam 9 pagi
Ditulis dalam Tak Berkategori
Hasil Tes Seleksi Olimpiade Kimia SMAN 11 SBY
Peringkat
1. ANNISA DITTA R KLAS XII IPA-1
ALIF R.A KLAS XII IPA- 1
2. INDRIYANI KLAS XII IPA -4
NANIK NUR H KLAS XII IPA- 1
3.RESTY AYU KLAS XII IPA- 2
NOVI EKA KLAS XII IPA -2
SEMUA PESERTA DIMOHON MENGUMPULKAN FOTO 3X4 BERWARNA 2 LBR DAN FOTO KOPI KARTU PELAJAR . PALING LAMBAT JUMAT TGL 24-8- 2007
Ditulis dalam Tak Berkategori
FORGIVE ME
Untuk anak-anak klas XI IPA SMA SHAFTA saya mohon maaf atas keterlambatan mengumumkan hasil ulangan kalian. Ada kesalahan pada proses dalam meng-entri data.Mudah-mudahan hari Selasa 7-8-2007 sudah bisa diakses di blog ini. Sekali lagi mohon maaf dan trims atas perhatiannya.
Kalau ingin tahu info yg lain bisa diklik di ALAMAT IDOLA
Ditulis dalam Tak Berkategori
REMIDI KIMIA KLAS XI IPA SMA SHAFTA
YANG WAJIB REMIDI :
1. DENI
2.ISKAN
3.ALIF
4.QURNAIN
5.SANTOSO
6.RIZAL ADITYA
7.VANI ADA
8.RENDY
SOAL REMIDI.
Terdapat 500 ml CH3COONa 0,002 M (Ka CH3COONa = 2X 10-5). Tentukan pH larutan garam tersebut.
Jawaban dikirim ke e- mail dwiagus11@yahoo.com paling lambat tgl 25-6-07
jam 9 pagi.
Ditulis dalam Tak Berkategori
SOAL REMIDI KIMIA
TULISLAH RUMUS STRUKTUR DARI SENYAWA BERIKUT :
1. 5-ETIL 3,6,7 TRIMETIL 3- HEKSENA
2. 3,5 DIETIL 5,6 DIMETIL 2- OKTUNA
KIRIM KE E-MAIL PAK AGUS dwiagus11@yahoo.com paling lambat tgl 22 juni 2007 jam 9 pagi.
untuk pembayaran buku / lks paling lambat tgl 25 juni 2007 jam 09.00 wib
Yang tidak bayar nilai rapot tidak diberikan.
atas perhatiannya diucapkan terima kasih.
Ditulis dalam Tak Berkategori
REMIDI KIMIA KLAS X-6 DAN X-7 SMAN 11 SBY
YANG WAJIB REMIDI UNTUK KLS X-6 :
1. HANIFAH
2.ITA TRISNAWATI
3.LISSA
4.MILA
5.SAFRUL
6.HAPPY ARI
7.SIROJUDDIN
UNTUK KLAS X-7
1.AKBAR
2.DIMAS
3.MASRUROH
4.ROZY
5.RUDI
6.SATYA
7.RISVANNO
Ditulis dalam Tak Berkategori
Teknologi Informasi sebagai Media Belajar
Tahun 2009 ditargetkan 50 persen SMA di seluruh Indonesia sudah harus menerapkan teknologi informasi dan komunikasi (TIK) sebagai media belajar. Penerapannya memerlukan trigger atau perlakuan sentuhan masyarakat ke arah TIK dalam pendidikan.
Penanggung jawab Proyek Inovasi Direktorat Pembina SMA Direktorat Jenderal Pendidikan Menengah Umum, Budi Permana, Rabu (13/12) mengatakan selama ini sosialisasi telah dilakukan dengan dua program yakni Information Communication Technology (ICT) Based School Management termasuk paket aplikasi sekolah (PAS). Di Gresik dirintis di SMA Muhammadiyah 1 Gresik.
“Program kedua ICT Based Learning. Ini merupakan pembelajaran Sekolah penyelenggara menyedikan laboratorium khusus bukan untuk belajar komputer tetapi untuk belajar kimia, biologi, fisika, matematika dan ilmu lainnya. Kalau penjelasan secara lisan membingungkan atau dengan gambar masih kurang jelas. Di sini dibantu dengan animasi termasuk pembelahan sel maupun belajar tentang vektor. Belajar jadi lebih mudah dan menyenangkan,” papar Budi.
Perangkat lunak model ini diberikan gratis. Tetapi karena jumlahnya terbatas sekolah lain bisa menggandakan sendiri. “Kami siap memberikan asistensi secara gratis pula,” tegasnya dalam sosialisasi penerapan teknologi informasi di sekolah dan paket aplikasi sekolah di SMA Muhammadiyah Gresik.
Ditulis dalam Tak Berkategori
PENDIDIKAN BERBASIS ICT
Jaringan ICT untuk Pendidikan Jardiknas Diluncurkan
Lama ditunggu momentumnya, Jejaring Pendidikan Nasional (Jardiknas) akhirnya diluncurkan langsung Presiden Susilo Bambang Yudhoyono pada acara pembukaan Konferensi Menteri-menteri Pendidikan Asia Tenggara (SEAMEO). Jaringan berbasis teknologi informasi dan komunikasi (ICT) tersebut ditujukan untuk menghubungkan 533 simpul di 33 provinsi, 441 kota/kabupaten, lebih dari 3.600 Sekolah Menengah Atas (SMA), dan lebih dari 84 perguruan tinggi, serta 61 Kantor Dinas Pendidikan di seluruh Indonesia.
Saat ini, jaringan internet dan intranet untuk pendidikan telah dikembangkan di sepuluh provinsi yakni seluruh provinsi di Pulau Jawa, Sumatera Barat, Kalimantan Selatan, Bali, dan Sumatera Selatan. Jaringan tersebut sudah terpasang 25 persen di SMA/SMK/Madrasah Aliyah di seluruh Indonesia. Sedangkan, di perguruan tinggi telah dibentuk jaringan tersendiri dengan nama Inherent (Indonesian Higher Education Network) yang baru tersambung untuk seluruh perguruan tinggi negeri.
“Program Jardiknas akan menata dan memperkuat tata kelola pendidikan nasional sebab program ini membantu pemerintah melakukan komunikasi langsung dengan sekolah dan dinas pendidikan di daerah,” kata Mendiknas Bambang Sudibyo usai acara pembukaan Konferensi Seameo dan Peluncuran Jardiknas. Indonesia dengan penduduk terbanyak keempat di dunia dengan 247 juta jiwa, keragaman etnik, geologi, geografi, bahasa daerah, dan 17 ribu pulau memungkinkan terjadinya pertukaran pandangan, wawasan, dan pengalaman dengan memanfaatkan ICT.
Semua itu, lanjut Bambang, untuk meningkatkan mutu guru dan pembelajaran di sekolah dan perguruan tinggi. Antara lain, bisa belajar dari jarak jauh. Besarnya spektrum permasalahan yang harus dikelola Depdiknas, baik persoalan guru, murid, rehabilitasi sekolah serta kondisi geografis yang sering menjadi kendala telah mendorong pemerintah mengembangkan sistem jejaring berbasis ICT.
“Sistem tersebut bermanfaat untuk membangun infrastruktur dan konektivitas informasi dan teknologi skala nasional di lingkungan Depdiknas. Selain itu,untuk mendukung proses belajar mengajar berbasis ICT,” katanya. Melalui penerapan sistem jejaring ICT untuk bidang pendidikan diharapkan akan mempermudah pelayanan dan mempercepat penanganan masalah pendidikan antar daerah di seluruh Indonesia, tambahnya.
Menurutnya, Indonesia akan bertukar pengalaman dalam hal pengembangan ICT untuk peningkatan mutu pendidikan dengan Malaysia yang telah menerapkan Smart School sejak tahun 2000. Demikian pula dengan Singapura dan Thailanda yang memiliki cara sendiri-sendiri dalam pemanfaatan ICT. Dalam Konferensi SEAMEO ke-42 akan didiskusikan target yang telah dicapai masing-masing negara dalam pengembangan ICT untuk mendukung peningkatan mutu pendidikan di sekolah.
Ditulis dalam Tak Berkategori
NILAI KIMIA KLAS XII A4 SMAN11 SBY
Ditulis dalam Tak Berkategori




